Berita

Munafri Ajak Warga Komplek Pemda Blok E, Berpartisipasi dalam Pembangunan Kota

Minggu, 8 Juni 2025 · Status: Berita Makassar

Munafri Ajak Warga Komplek Pemda Blok E, Berpartisipasi dalam Pembangunan Kota

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri dan memeriahkan acara Family Gathering warga Komplek Pemda Blok E yang digelar di Pantai Bosowa, Minggu (8/6/2025).

Kehadiran Munafri, yang akrab disapa Appi, bersama Melinda disambut hangat warga. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata kedekatan pemerintah kota dengan masyarakat, serta sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dalam suasana kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasinya kepada warga Komplek Pemda yang dinilainya turut berkontribusi dalam kemenangan pasangan Appi-Aliyah pada Pilwali Makassar 2024 lalu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada warga Komplek Pemda karena merupakan salah satu penyumbang suara dalam pemenangan Pilwali kemarin. Ini bukan lingkungan yang asing bagi saya, karena saya sering melewati kawasan ini,” ujar Munafri.

Lebih lanjut, Ia memaparkan fokus kerja Pemerintah Kota Makassar tahun ini.

Terutama pada penanganan banjir dan drainase di beberapa titik rawan seperti koridor Jalan AP Pettarani dan Jalan Urip Sumoharjo.

“Kami sudah melakukan kajian bersama tim Unhas. Saluran di Jalan Pettarani semakin menyempit dan perlu dibenahi. Termasuk pembenahan kanal di Landak yang saat ini sangat semrawut,” jelasnya.

Selain persoalan banjir, Munafri juga menyoroti isu kebersihan kota yang dinilai semakin mendesak, khususnya penanganan sampah yang harus menjadi perhatian bersama.

“Persoalan bajir, sampah, parkir liar, dan kemacetan adalah tantangan klasik yang terus kami upayakan solusinya. Tapi pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak,” jelansya.

Munafri, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menangani persoalan klasik yang selama ini membayangi wajah kota, seperti banjir, sampah, parkir liar, dan kemacetan.

Ia kemudian memaparkan fokus pembangunan yang menjadi prioritas Pemkot Makassar di tahun ini, yakni pembenahan infrastruktur drainase, khususnya di koridor Jalan AP Pettarani dan kawasan sekitarnya.

Pihak Pemkot Makassar, sudah melakukan kajian bersama tim dari Unhas. Saluran di Pettarani semakin menyempit, sehingga harus segera dibenahi.

“Termasuk juga kanal di Landak yang terlalu kecil dan semrawut. Ini bagian dari upaya menanggulangi banjir, baik di Pettarani, Urip Sumoharjo depan kantor Gubernur, maupun di kawasan pemukiman sekitar,” tuturnya.

Selain itu, Munafri juga menyoroti kondisi kebersihan kota yang menurutnya dalam keadaan darurat, terutama terkait pengelolaan sampah yang harus segera ditangani secara serius.

“Kalau kita lihat akhir-akhir ini, sampah sudah menjadi persoalan yang sangat darurat. Maka perlu kerja bersama, tidak cukup hanya oleh pemerintah,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal program pembangunan kota, karena masih banyak permasalahan yang membutuhkan gotong royong dalam penyelesaiannya.

“Masalah banjir, sampah, parkir liar, kemacetan dan sebagainya akan kita benahi pelan-pelan. Tapi pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu partisipasi aktif dari masyarakat,” tegasnya.

Sebagai penutup, Munafri juga menyampaikan rencana Pemkot Makassar untuk mengaktifkan kembali lampu penerangan di lorong-lorong permukiman warga guna menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal. (*)