MAKASSAR, – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turut menghadiri Pelantikan 80 Pengurus HIPMI Womenpreneur Sulsel yang berlangsung di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel, pada Kamis (27/2/2025).
Melinda duduk bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Ketua Umum DPD HIPMI Sulsel, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sulsel, Ichsan Mustari, Priska Adnan, dan tokoh lainnya.
Acara ini merupakan momen penting dalam mendukung perkembangan pengusaha perempuan di Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan ini, Ketua Umum DPD HIPMI Sulsel, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, secara resmi melantik 80 pengurus HIPMI Womenpreneur Sulsel.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inklusivitas dalam HIPMI, serta mendorong perempuan untuk berani mengambil bagian dalam dunia usaha yang lebih luas.
“Kenapa HIPMI Womenpreneur ini kita lantik? Karena kita ingin membuka peluang bagi semua orang. HIPMI itu inklusif. Banyak kesempatan untuk bersinergi dengan pemerintah dan bekerja sama dengan wanita hebat lainnya,” ujar Amar, sore tadi.
Ia juga menyampaikan harapannya agar HIPMI Womenpreneur Sulsel dapat menjadi percontohan di tingkat nasional, sehingga semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berwirausaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengharapkan Basnom di Sulsel diharapkan menjadi percontohan se-nasional.
Yang mana fungsi berorganisasi adalah mencari kesempatan besar, dan di sinilah HIPMI Womenpreneur membawa peluang baru untuk membangun usaha di Sulsel.
"Saya senantiasa membuka sinergi dan membangun inovasi baru. Jangan malu-malu, kita berkembang bersama di sini. Semangat untuk semuanya, dan merasa banggalah menjadi bagian dari HIPMI Womenpreneur,” tambahnya.
Pun dengan kehadiran para pengusaha perempuan ini, diharapkan mereka mampu menciptakan peluang usaha baru yang tidak hanya berkembang di daerah, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.
Amar juga menekankan bahwa HIPMI Womenpreneur akan terus mendorong anggotanya untuk membuka berbagai peluang usaha, tidak hanya di sektor yang sudah umum seperti kosmetik dan kuliner, tetapi juga merambah ke berbagai bidang usaha lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Sulawesi Selatan.
“Saya berterima kasih kepada teman-teman yang telah bersedia mengemban amanah ini. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk berkembang bersama, membuka lebih banyak peluang, dan membangun ekosistem usaha yang lebih maju bagi perempuan di Sulsel,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua HIPMI Womenpreneur BPD HIPMI Sulsel yang baru dilantik, Amanda S. Syamsuddin, menegaskan bahwa organisasi ini merupakan wadah bagi pengusaha perempuan untuk saling bersinergi dan mengembangkan usaha di bidangnya masing-masing.
Bahwa dengan mengusung tema "Empowering Womenpreneur Sulsel: Dari Lokal untuk Global", lanjut dia, tentu hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada perempuan agar semakin berani mengambil peran dalam dunia usaha.
“Kami ingin mengembangkan tidak hanya di Makassar, tetapi juga di seluruh Sulsel. Ini adalah awal yang baru bagi organisasi kita. Kita sebagai pengusaha perempuan harus bisa menjadi motivator, bukan provokator,” tegas Amanda.
Dengan kehadiran HIPMI Womenpreneur Sulsel, diharapkan semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk terjun ke dunia usaha dan mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. *